April 23, 2021

Galamusik

"Be impressed, not obsessed"

Menghayati Usia 22 Tahun Bersama Taylor Swift

Sumber foto: Instagram @taylorswift

Taylor Swift adalah salah satu musisi berkebangsaan Amerika yang telah berkarir lebih dari lima belas tahun. Taylor Swift yang lahir pada 13 Desember 1989 sudah meniti karir bermusiknya semenjak berusia empat belas tahun. Perempuan berambut pirang ini piawai bermain gitar dan menulis lagunya sendiri. Selama lima belas tahun lebih berkarir, hingga saat ini Taylor Swift telah menghasilkan delapan buah album studio.

Salah satu dari sekian banyak albumnya yang mendulang sukses adalah yang bertajuk “Red”. Album studio keempatnya ini meraih pencapaian penjualan tertinggi sehingga Taylor Swift mendapat banyak prestasi seperti di Billboard 200 maupun di Guinness World Records. Dalam minggu pertamanya saja, album “Red” berhasil terjual sebanyak 1,21 juta kopi.

Sumber foto: Wikipedia

Salah satu single yang menarik dalam album “Red” untuk diulas yaitu “22”. Lagu yang rilis secara internasional di tanggal 12 Maret 2013 ini diciptakan oleh Taylor Swift bersama Max Martin dan Shellback. Dalam durasi tiga menit lima puluh dua detik, Taylor Swift menyampaikan perasaan bahagia yang ia dapatkan seperti saat usianya 22 tahun. Penjabaran rasa bahagia Taylor Swift bisa kita jumpai lewat lirik maupun isi video klipnya yang diunggah di kanal Youtube Taylor Swift. Sebagian besar dari lagu ini pun diiringi oleh dentingan gitar akustik. Bagi kalian yang ingin menonton dan mendengarkan lagu “22” bisa lihat tautan Youtube di bawah ini.

Sumber foto: Wikipedia
It feels like a perfect night to dress up like hipsters
And make fun of our exes
Uh-uh, uh-uh
It feels like a perfect night for breakfast at midnight
To fall in love with strangers
Uh-uh, uh-uh
Yeah
We're happy, free, confused and lonely at the same time
It's miserable and magical, oh yeah
Tonight's the night when we forget about the deadlines
It's time
Uh-oh
I don't know about you
But I'm feeling twenty-two
Everything will be alright, if
You keep me next to you
You don't know about me
But I bet you want to
Everything will be alright, if
We just keep dancing like we're twenty-two, twenty-two

Lirik “22” tidaklah banyak mengandung makna konotasi. Meski begitu, lirik “22” dapat mewakili perasaan ambisi, ingin bebas, dan menggebu-gebu yang dirasakan para anak muda. Bila kita perhatikan lirik pada bagian bridge lagu ini, Taylor Swift mengutarakan bahwa para anak muda (tentunya yang berusia di rentang 22 tahun) kerap kali mengalami perasaan senang, bebas, kebingungan, dan kesepian dalam satu waktu yang bersamaan. Kita bisa mengistilahkan kondisi ini dengan kata labil, seperti yang kerap disematkan orang-orang pada anak muda yang sedang bergejolak. Usia 22 tahun bisa disebut masa yang labil dan menjadi fase peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Pada kalimat lirik berikutnya, Taylor Swift menyatakan bahwa kondisi gundah anak muda ini menyedihkan, namun ajaib secara sekaligus.

Inti penghayatan usia 22 tahun berada di bagian verse lagu ini. Taylor Swift menyebut saat berada di usia ini, semua hal akan baik-baik saja jika semua dilalui secara bersama. Terlepas dari segala permasalahan, ambisi, maupun konflik relasi, menjalani usia ke-22 tahun adalah sebuah perjalanan penting dalam kehidupan.

Video klip “22” disutradarai oleh Anthony Sandler. Video klip “22” sendiri menampilkan Taylor Swift saat bermain, berekspresi, dan berpesta bersama dengan sahabat-sahabatnya. Secara visual, lirik lagu ini juga didukung oleh penggambaran Taylor Swift dan teman-temannya yang tidak ingin menjalani usia 22 mereka dalam bayangan kecemasan. Saat Taylor Swift berusia 22 tahun dan terus berjalan beriringan dengan para sahabatnya, bukankah sudah lebih dari cukup untuk menjadi baik-baik saja? Asalkan bersama, semua hal akan bisa terlewati.

Penulis sendiri menghayati lagu ini sebagai ungkapan untuk mensyukuri kehidupan masa 20-an tahun dan tidak membiarkan krisis menjatuhkan kita. Ini relevan untuk penulis (padahal usianya belum sampai berkepala dua) agar terus memelihara pola pikir positif. Tentunya di usia ini, kita sudah harus mulai survive di kaki kita sendiri. Berbagai permasalahan akan datang satu per satu dan mau tidak mau kita harus menghadapinya dengan berani. Apakah kamu sedang mengalami krisis di usia 20-an tahun? Tentunya lagu ini masih sangat cocok untuk kita dengarkan meski sudah 7 tahun lamanya semenjak rilis. Tetap semangat menjalani hari-hari!

Penulis: Nando